oriflame bisnis tersimple
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
> Ditulis oleh pemilik ID: bizpalingsimple (Ika Stanie) <<<<
Percaya deh. Ini tuh bisnis yang paling simple!
Aku termasuk salah satu dr banyak Oriflamers yg pernah menjajal atau
punya bisnis lain (konvensional & direct selling) selain berbisnis
Oriflame. Buat sebagian besar orang yang belum pernah merasakan
berbisnis lain, mungkin akan beranggapan "ah susah bu jd member
Oriflame" "banyak yang udah member, aku telat nih joinnya, jd gak ada yg
bisa diajakin lagi" "masa tiap bulan harus tutup poin 600rb, aku mana
ada modal sebanyak itu." .....dan lain-lain sebagainya.
Sebelum
masuk ke penjelasan mengapa bisnis ini paling simple menurut aku,
sekarang aku ajak dulu ke perjalanan bisnisku sejak aku tertarik untuk
punya uang sendiri.
Sekitar tahun 2005-2006, aku mulai merasa
uang bulanan kiriman ortu gak cukup untuk memenuhi hasrat ingin
shoppingku yang kuliah di Bandung. Tambahan pula tiba-tiba aku punya
impian: sebelum lulus kuliah mau punya penghasilan dari internet krn
menurutku effortnya pasti lebih kecil dari pada berbisnis offline. Tuh
impian udah lama banget ya ternyata, baru kesampean 6th kemudian
hehehe.... Padahal sejak SMA gak pernah tertarik dengan dunia bisnis.
Cuma seneng belajar akuntansi doang. Heee... Ngitung-ngitung duit
'maya'..
Oke, aku memang termasuk online freak. Kenapa sampai
freak? Karena aktivitas ku kalau di kosan memang cuma online-online dan
online. Beberapa kali memang nyangkut di website Oriflame grup sebelah.
Tapi belum mau ikut saat itu. Hanya karena orang-orang yg tidak aku
senangi (1 kampus & 1 SMA dulu) sudah menjadi member di sana *picik
sekali pikiran ini hahahaha* Tapi kegiatan onlineku masih seputar ingin
eksis di dunia maya. Blogging yang isinya curhat-curhat geje, entah
berapa banyak curhat geje ku di internet, sekarang kalau diinget-inget
malu banget deh ah nulis ky gitu :)) :)) Blogwalking, tinggalin komen
sana-sini. Download-download lagu, dsb. Nothing spesial, biasa aja.
Betul-betul Time Consuming. Dan kalau aku pikir sekarang nih, not
worthed dan useless. Asli ngabisin waktu banget deh kegiatan onlineku
jaman dulu itu. Walaupun diperjalanannya membuahkan hasil.
Nah
berhubung hampir tiap jam online (kecuali lagi kuliah di kampus - belum
ada modem/wifi canggih spt skrg) aku juga sering lihat iklan-iklan
bisnis lain yang 'menjanjikan'. Beberapa dari kita juga mungkin pernah
terjebak di sini nih. "Mudah! Hanya dengan Rp.xxx bisa kembali
berlipatganda" dsb dsb Ini iming-iming bodoh dan aku tertarik!
Hahahaha.... Aku langsung hubungi distributornya dan menunggu
starterpack nya datang..
Jreng jreeeeeng! Begitu paketnya
datang, aku kecewa luar biasa! Ini isinya cuma CD-CD peluang bisnis
macem-macem dan aku di suruh nge burn banyak-banyak dan dijualin lagi.
Padahal kaya beginian dengan ngeklik google.com bisa dapet, om!! Aku
tertipu karna masih bodoh.
Lama-lama pupuslah impianku itu. Aku
merasa gak ada yang bener nih bisnis-bisnis di internet. I did judge a
book by it cover. Nila setitik merusakkan susu sebelanga. Tsaaaah...
Sampai akhirnya aku menikah dan punya anak. Masih belum lulus kuliah
juga nih. Aku masuk ke komunitas pertemanan maya di mana ternyata banyak
sekali online sellernya. Ya, di Multiply.com. Aku 'berkembang' dari
seorang online freak jadi seorang online shopping freak. Hahahaha...
Bahaya ini untuk perkembangan dompet.. Lama-lama aku cape sendiri, cape
ngabisin uang, cape ngabisin waktu online berjam-jam sambil ngasuh bayi
tanpa hasil positif. Cuma nambah sering kurir dateng, mana pas mertua di
rumah lagi. Jadi keliatan banget aku belanja hampir setiap hari, karena
kedatangan kurir nganterin paket belanjaanku. Hiksss...
Mulailah aku menjajal dunia online sebagai seller. Modal awalnya itu
kalau gak salah inget, 5jt sekian. Aku beli puluhan baju bayi secara
grosir di beberapa tempat berbeda. Ada juga suppliernya yang menerima
retur jika dalam waktu 3minggu barang tidak terjual. Ah cobain nih.
Lumayan deh bisa dibalikin, pikirku. Oke, sebulan dua bulan. Selalu aku
harus menambahkan modalku jutaan rupiah. Kembalinya berapa? Aku gak
tahu. Karena pembukuannya gak jelas. Aku rasa, mengubah status jadi
online seller ini cuma kamuflase supaya gak malu-maluin banget kalau aku
masih sering belanja secara online. Hihihi...
Diperjalanannya
aku jadi pedagang online serabutan. Mana yang aku suka, aku jualin. Aku
keluarin modal lagi 5-8jt an untuk jadi distributor Rok Batik Java's dan
jilbab ninja. Belakangan produsennya join jadi member Oriflame ku, tapi
tetap gak ngejalanin bisnisnya. Hee.... Lalu aku ketemu dengan sistem
penjualan dropship.. Wah asik nih bisa menjual tanpa nyetock dan repot
packing barang. Jajal lagi. Dropshipper popok kain Enphilia. Belakangan
suppliernya jadi downline aku di Oriflame dan sekarang dia udah Gold
Director open SGD pulak, hihihihi *tutupmuka*
Tapi semuanya
bantut, menurut hematku, gak ada hasil yg keliatan selain dapet banyak
kenalan. Jadi dropshipper itu juga untungnya paling besar 60-100rb
perproduk.
Selama menjalani status sebagai online seller itu,
aku juga mencoba jualan offline lho. Gara-gara kepanasan ngikutin
twitternya bang Ippho. Aku buka warung Lontong Sayur Padang (gak ada
darah padang padahal nih hihihi). Nyewa spot 300rb, nyewa gerobaknya
700rb, modal awal beli bahan-bahan 500rb, beli alat-alat 200rb.
Asistenku jadi tukang masaknya, karena masakan dia memang selalu enak.
Mulai deh, setiap sore nyiapin lontongnya, pake daun loh biar legit.
Masak sayurnya, dsb. Asistenku ini jadi merangkap segala. Karena aku gak
pernah kerja beginian, gak suka masak, gak suka kotor-kotoran hehehe..
Aku cuma ngemodalin dan antar-jemput pakai mobil aja. Maksud lainnya sih
untuk membantu si asistenku ini juga. Supaya next nya kalau usaha ini
berkembang, dia bisa manfaatkan untuk jadi usaha keluarga miliknya.
Ternyata, bantut lagi. Asistenku mengeluh kecapean. Soalnya memang dia
kerjain semuanya sendiri, atas kemauan dia juga. Aku sudah menawarkan
supaya anggota keluarganya yg lain saja yg menjaga warung, tapi katanya
keluarga dia gak ada yg bisa kerja beginian. Lagi-lagi bilang gak bisa.
Padahal apa? Belum dicoba.
Lalu beberapa bulan ini, aku juga
mencoba jalani bisnisku yang satu lagi, bisnis Direct Selling. Asik
banget deh! Sekali closing besar, bonus new SM bisa aku dapatkan. Sudah
3x closing besar. Tapi aku jadi merasa 'beban' karena jaringanku di
Oriflame keteteran nih... Dan jadi berpikir, iya sih uangnya gede, tapi
kok aku doang yg dapet uang gedenya? Mana harus nyupir jauh-jauh lagi.
Sampai rumah udah teler, anak gak bisa diajakin main lagi deh. Terus
kalau keluar rumah melulu, aku cepet drop. Soalnya emang dari dulu aku
termasuk anak rumahan yang gak biasa kelayapan. Meskipun anggota
Paskibra SMA, tetep aja jadi yg paling sering break karna penyakitan
heheheh.... Dan beberapa hari lalu, uplineku nanya di bbm, Ika mana
closingan besarnya? Akupun mengajukan excuse. Excuse nya, aku sering
ngedrop fisiknya kalau setiap hari harus keluar rumah, nemuin prospekan.
Biarin deh aku closingnya online aja, dan uplineku jawab ya udah kalau
gitu sedapetnya aja ya. Iya deh.
Jadi, itulah kurang lebihnya
kisah perjalanan bisnisku selain Oriflame ini. Belum termasuk travel
haji yang juga lg freeze karena banyaknya perubahan sana-sini menyangkut
ijin dari depag (yg belum fix).
Disinilah aku mulai betul-betul yakin dan percaya banget bahwa Oriflame itu udah paling asik, paling simple.
Modal awal 39.900. Modal bulanan 600.000, inipun semua produknya habis
dipakai. Gak ada istilah basi karena habis dipakai. Order online semudah
belanja online biasa. Delivery pula. Tidak perlu stock barang. Jauh
banget bedanya denganku yang dulu online seller, harus nyetock puluhan
juta, dan harus menjualnya dengan resiko rugi karena modal tidak
kembali, barang menumpuk. Sering menggelar sale-lelang dsb yang sudah
tentu keuntungannya mengecil. Gak takut salah, karena ada upline dan
club yang membina kita. Ada mentor dalam menjalankan bisnisnya.
Mentornya bisa upline langsung, bisa juga crossline yang memang mengerti
bidangnya (offline/online) Bisa dikerjakan offline, bisa dikerjakan
online. Aku combine keduanya dengan pembagian yang cocok untuk
pribadiku. Rewardnya JELAS. Sistemnya JELAS. Gak pernah berubah-ubah
dalam 1tahun. Jenjang karir JELAS. Paling penting buatku, di bisnis ini
bisa membantu orang lain dalam memperbaiki kualitas hidupnya. Bukan
hanya bicara uang ya, tapi kualitas hidup. Pertemanan lebih luas,
kepribadian lebih terasah, dan tentunya materi juga sangat terbantu.
Jadi kalau masih ada yang mengeluh tutup poin 600rb itu kemahalan, coba
bandingkan dengan menjalankan bisnis konvensional. Di mana setiap bulan
juga harus stock barang baru supaya uptodate dan kalau tidak habis
terjual, ya rugi. Coba bandingkan dengan jualan lontong sayur aku di
atas, modal harian malah, kalau gak habis? Ya rugi.
Ini masa
sih cuma 600rb SETIAP BULAN, gak mau usahain? Padahal rewardnya juga
besar-besar. Masa sih cuma harus NGAJAKIN ORANG, gak mau usahain?
Padahal dengan kita ngajak orang, kita udah bantu orang lain untuk
mengubah hidupnya loh! Kebayang gak betapa kerennya kita yang bisa
menunjukkan jalan untuk mengubah hidup 1orang? Ini bukan cuma 1. Tapi
ratusan orang bisa kita bantu!
Ayolah semangat! Jalani
prosesnya, jalani sistemnya, duplikasi uplinenya, serap ilmunya,
insyaAllah PASTI ADA HASILNYA. Aku berani JAMIN 100%. Pasti ada
hasilnya. Baik materi maupun non materi.
BISNIS INI UDAH YANG
PALING SIMPLE dari semua bisnis yang ada. Asli gampang banget! Asal mau
belajar, mau membuka mindset, pasti bisa!
GO GOLD! GO DUBAI!
*diposting juga di: http://www.ikastanie.com/
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar